Senin, 18 Oktober 2010

Keluarga ~ Ayah Ibu Berdamailah

lonelydoll1Sebelumnya aku, panggil saja Annie (bukan nama sebenarnya) minta maaf karena forum ini mungkin tidak sesuai dengan umurku yang masih belasan tahun. Tepatnya 12 tahun alias kelas tujuh (SMP).. tapi aku ingin sekali menulis di sini agar ayah ibuku membaca ini dan mendengar kata hatiku dan adik-adikku yang ada dua orang, masing-masing umur tujuh tahun dan sembilan tahun. Lagipula aku sering melihat orang tuaku, terutama ayah sering membuka jongjava.com, makanya aku beranikan diri untuk menuliskan ini ..karena bicara langsung dengan mereka, apalagi saat ini sepertinya tidak mungkin.

Tiap hari mereka selalu terlibat dalam pertengkaran. Meski pertengkaran itu tidak dahsyat dan lebih banyak terjadi pada saat malam hari ketika aku dan adik-adik sedang tidur, namun aku tahu, apa yang sebenarnya telah terjadi. Aku tahu, mereka tengah menjalani masalah yang sangat serius .. sepertinya tentang ayah yang mulai 'main api', demikian yang pernah aku dengar samar-samar dari ibu.

Meski keduanya berusaha bersikap baik dan mesra di depan kami, tapi aku tahu apa sebenarnya yang tengah terjadi. Mereka hanya berpura-pura ..Untunglah kedua adikku tidak ikut menyadari apa yang terjadi ..kasihan kalau sampai mereka tahu. Cukuplah aku saja yang tahu.

Aku memang sangat merasakan itu. Sebelum kejadian ini, ayahku adalah seseorang ayah yang hangat, penyayang, perhatian ..bahkan untuk hal-hal yang terkecil. Dia dulu masih suka mengantarkan aku les musik, les pelajaran, mengajari aku berenang. Dan yang tak pernah terlupakan untuk urusan membeli kaos kaki pun, tak jarang ayah pula yang mengantar dan memilihkannya. Pokoknya dia adalah sosok yang sangat aku puja dan banggakan yang punya segudang waktu untuk anak-anak dan ibu meski sesibuk apapun itu.

Meski saat ini hal-hal seperti itu sulit akau dapatkan, akupun tetap membanggakan beliau dan selalu berdo'a agar semuanya tidak berakhir pahit. Aku tidak akan pernah siap menghadapi hal yang paling buruk, sampai kapanpun itu. Aku tidak siap hidup dengan kehidupan ayah dan ibu yang saling terpisah. Aku tak mau dan tak akan pernah sanggup membayangkan itu. Tuhan ..Ya Allahku ...jangan sampai itu terjadi meski sekarang kulihat mereka sulit untuk menyatukan hati lagi.

Oh ya, aku belum menceritakan kalau ayahku adalah seorang arsitek ..sibuk sekali dia,apalagi dalam setahun terakhir. Rupanya banyak kliennya. Ya Alhamdulillah ..dengan begitu pun kehidupan ekonomi kami pun menjadi semakin baik dan meningkat. Itu semua juga untuk memberi kehidupan yang lebih baik bagi kami sekeluarga. Kalaupun peningkatan ekonomi keluarga kami akhirnya membawa keharmonisan dan kehangatan keluarga kami jadi binasa, aku jadi berfikir apalah artinya.


Salah satu perubahan yang paling menonjol dari ayahku yang sekarang adalah, beliau lebih suka menghabiskan waktu di ruang kerjanya. Bila sudah menghadap laptop di ruang kerjanya, bisa sampai berjam-jam. Bahkan sekarang ayahku mulai menerapkan aturan: Selain ayah, aku, adik-adik dan ibu memang dilarang masuk ruangan itu, kecuali untuk keperluan yang sangat penting.Untuk ibu memang ada sedikit kelonggaran, pada saat-saat tertentu ibu boleh menemani ayah, terutama pada saat lembur, menyelesaikan pekerjaannya.

Setelah kemelut akhir-akhir ini, rasa keingintahuanku yang besar pernah membuat aku nekad melanggar larangan ayah agar tidak memasuki ruang kerjanya. Waktu itu, ketika sedang sibuk di depan laptopnya, ayah kedatangan dua orang tamu. Tak ingin tahu apa yang terjadi, yang jelas sebentar kemudian ayah beranjak pergi bersama kedua temannya itu dengan meninggalkan laptop dalam keadaan menyala.

Entahlah, aku nekad begitu saja membuka laptop ayah ...dan browsing. Mungkin karena tidak menyangka ibu apalagi anak2nya akan membuka benda privasinya, ayah 'meremember' password untuk login ke salah satu situs jejaring sosial facebook (Duh, maafkan aku ayah).Seperti layaknya detektif ..aku juga telah lancang membuka inbox atau pesan masuk di akun FB ayah.

Ternyata benar .. persis seperti dugaanku .. ayah ternyata memang benar-benar tengah kasmaran dengan seorang perempuan, sebut saja Angel. Dari foto profil dan album foto Angel, aku bisa melihat seorang perempuan dengan status lajang yang masih muda, cantik, dan sepertinya sangat aktif dan mandiri. Rupanya dia juga seorang arsitek, sama seperti ayah ..Inilah yang mungkin membuat ayah begitu terobsesi. Ini bisa kubaca dari komen dan isi pesan yang begitu mesra, romantis, dan penuh harapan.

Tapi bagaimanapun 'sempurna' dan lebihnya perempuan itu, ayah tak boleh bersikap tidak adil seperti ini. Ayah tidak boleh mengingkari ikrar perkawinan dengan ibu .. ayah juga tidak boleh menghapus begitu saja catatan indah keluarga yang pernah kami jalani.

Takut ketahuan, aku segera mengembalikan posisi browsing seperti sedia kala ..dengan hati hancur, luluh, pedih tak terperi ..Berbagai perasaan berkecamuk di hati. Bayang-bayang kehancuran sebuah kebersamaan menggelayut di pelupuk mataku ..berlari aku ke kamar dan menangis sejadi-jadinya di balik bantal. Haruskah kuberitahukan semua ini pada ibu ?? Apakah perlu?? Apakah itu akan membantu .. apa tidak mungkin malah akan semakin meruncingkan pertikaian antar mereka .. Toh tanpa kuberitahu sekalipun, ibu sepertinya sudah tahu ..Aku sekarang hanya bingung ..tak tahu apa yang harus kulakukan. Aku seprtinya tak akan bertahan, tak akan kuat menghadapi kenyataan bila kedua orang tua yang kusayangi harus berpisah ..Tuhan tolonglah aku .. ayah ibu ..dengarkanlah jeritan hati kami ..Meski itu sulit untuk kalian ..tapi ingatlah kami ..Kami inginkan keluarga yang utuh ..berdamailah, bersatulah lagi demi kami ..kumohon ...

Minggu, 17 Oktober 2010

Oscar, Kucing Yang Dapat Memprediksi Kematian!

Oscar adalah seekor anak kucing 3 lantai pusat rehabilitasi di Providence, Rhode Island.Tempat itu merawat penderita Alzheimer,parkinson,dan berbagai penyakit lain di mana sang penderita bisa menemui ajal nya kapan saja dalam waktu yg tidak bs di tentukan. Setelah sekitar 6 bulan,para staff mulai menyadari ada kejanggalan pada oscar.

Oscar masuk ke ruangan yg dia mau lalu mulai mengendus-ngendus dan mengamati pasien dan selanjutnya tidur di dekat pasien tersebut. Yang mengejutkan para perawat di sana adalah pasien yg di hampiri Oscar pasti meninggal dalam kurun waktu 2-4 jam kemudian setelah kedatangan nya. Salah satu dari kejadian pertama melibatkan seorang pasien yg memiliki semacam gumpalan darah di kaki nya.Oscar datang dan melingkarkan badan nya di kaki pasien tersebut dan tetap di situ sampai pasien tersebut meninggal beberapa jam kemudian. Ada kejadian lain di mana dokter telah menetapkan waktu kematian seorang pasien berdasarkan pada kondisi pasien. Oscar membuktikan bahwa prediksi dokter tersebut 10 jam terlalu awal. Karena begitu Oscar mengunjungi nya pasien tersebut meninggal 2 jam kemudian dan dokter tersebut cm bisa tercengang. Ketelitian Oscar’s yg telah terbukti pada 25 kejadian akhir nya di percaya oleh pimpinan staff untuk menciptakan suatu protokol tidak biasa dan mungkin sulit dipercaya. Setiap Oscar ditemukan sedang tidur dengan seorang pasien, staff akan menghubungi anggota keluarga sang pasien untuk memberitahu mengenai kematian yang akan segera terjadi. Kemampuan Oscar untuk memprediksi jam2 terakhir kehidupan manusia ini membingungkan banyak orang dan dideskripsikan oleh Dr.David Doza bahwa Oscar adalah kucing yg tidak mau berteman pada orang hidup. Salah satu contoh nya yg di tulis dalam artikel NEJM. Ketika ada seorang pasien wanita tua yang ditemani oleh Oscar, Dokter menyuruh Oscar untuk keluar dan Oscar mengeluarkan suara mendesis seperti ular derik yg seakan mengatakan “Tinggalkan Aku Sendiri”.

Keluarga ~ Tergoda Tetangga



Tanya: Saya seorang ibu dari dua anak balita. Suami seorang wiraswata yang sering ke luar kota untuk keperluan usahanya. Rumah tangga kami dulu tenteram, tetapi akhir-akhir ini goncang karena suami mempunyai hubungan cinta dengan salah seorang tetangga yang bekerja di kota P.

Wanita itu bernama W, janda kembang yang dicerai suaminya karena selingkuh dengan laki laki lain. Saya tak tahu, bagaimana awal kedekatan W dengan suami saya. Beberapa kali saya membaca SMS yang masuk ke HP suami, yang isinya janjian di suatu tempat. Ketika saya tanyakan kepada suami, katanya SMS itu dari teman bisnisnya.

Awalnya, saya percaya dengan penjelasan itu. Tetapi lama-lama kecurigaan saya makin kuat, karena ada teman yang sering melihat suami bersama W. Persoalan ini menyebabkan kami sering bertengkar. Suasana rumah tangga semakin kacau, bahkan kami pun kini saling tidak bertegur sapa.

W pernah mengancam saya melalui telepon. Katanya, dia akan mengadukan saya ke polisi,karena telah menuduhnya berselingkuh dengan suamiku. Saya merasa ketakutan terhadap ancaman itu. Apakah yang harus saya lakukan untuk menghadapi W? Apakah mendiamkan suami diperbolehkan dalam agama? (Rina)

Jawab: Ibu Rina yang sedang gelisah, kami bisa memahami perasaan ibu, karena SMS yang bikin kacau rumah tangga dan rencana W akan mengadukan ibu ke polisi. Ibu berada di pihak yang benar, jadi tak perlu risau dengan ancaman itu. Apalagi ada bukti perselingkuhan W dengan suami, baik berupa SMS maupun kesaksian teman ibu yang melihat keduanya sering berduaan.

Dengan mengancam ibu melalui telpon, sesungguhnya W telah melakukan kekerasan psikologis terhadap ibu, karena telah membuat ibu takut dan gelisah.

Kalau W masih mengancam, Ibu Rina dapat melaporkan W ke pihak yang berwajib (polisi). Namun kalau tidak mau memperpanjang urusan, ibu bisa mengajaknya bicara atau lewat surat untuk menyelesaikan masalah itu secara damai.

Mintalah ia menjauhi suami ibu, dan jangan menggoda lagi. Jika yang menggoda justru suami ibu, mintalah ia untuk tak melayaninya. Selanjutnya, bicarakan masalah perselingkuhan itu dengan suami. Kalau suami ingin menjaga kelangsungan hidup berumah tangga, mintalah dia mengakhiri hubungannya dengan W.

Sadarkan dia bahwa anak-anak membutuhkan kasih sayang dan teladan yang baik. Kalau rumah tangga tidak harmonis atau hancur di tengah jalan, maka akibatnya tidak hanya dirasakan suami-istri, tetapi juga anak-anak.

Mengingat masa depan anak-anak sangat membutuhkan bimbingan ayah dan ibunya, maka hubungan harmonis dalam keluarga yang sempat terganggu perlu dibina kembali. Untuk itu, diperlukan kesabaran dan tenggang rasa antara ibu dan suami. Akhirilah perang dingin atau saling mendiamkan itu.

Karena mendiamkan suami atau orang lain lebih dari tiga hari dilarang oleh agama, sebagaimana sabda Rasulullah:

‘’Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan (tidak mengajak bicara) saudaranya sesama muslim, lebih dari tiga hari, keduanya bertemu lalu yang satu memalingkan mukanya, demikian pula yang lainnya. Dan yang paling baik di antara keduanya adalah yang memulai lebih dulu mengucap salam (mengajak bicara)’’ (HR Bukhari dan Muslim).

Merujuk ajaran Rasulullah itu, maka segeralah ibu mengajak bicara suami untuk menyelesaikan kemelut rumah tangga ini. Jangan lupa berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan dan jalan keluar dari godaan ini. (32) 

Humor ~ Doa Seorang Janda

1. Duhai engkau yang maha bijaksana, mengapakah engkau jadikan hamba seorang janda?

2. Tidakkah engkau mendengar jeritan hati hamba tiap kali orang-orang meledek hamba sebagai janda muda yang seksi bodinya?

3. Sudah dua belas purnama hamba tidak disentuh pria, baik yang sopan maupun yang brengsek kelakuannya.

4. Maka salahkah hamba bila mencari pengganti suami pertama yang telah kabur bersama rumput tetangga?

5. Orang-orang mengatakan wajahku cantik jelita, sehingga mereka berlomba mendapatkanku dengan berbagai cara. Ada yang menggodaku dengan uang palsu ratusan juta. Ada yang merayuku dengan mobil sedan beroda dua. Tetapi kebanyakan mereka hanya mengobral kata-kata manis yang dikutip dari film-film India.

6. Seorang duda beranak tiga pernah mendekatiku dan berkata, “Maukah engkau merawat anak-anakku yang tiga-tiganya masih balita?”

7. Kemudian aku berkata, “Sebaiknya engkau mencari baby sitter saja.”

8. Seorang pensiunan pejabat pernah mendatangiku dan berkata, “Maukah engkau menemaniku menikmati hari tua?”

9. Kemudian aku berkata, “Sebaiknya engkau mencari tukang gali kubur saja.”

10. Seorang pemuka agama pernah menyambangiku dan berkata, “Maukah engkau menjadi istriku yang kedua?”

11. Kemudian aku berkata, “Sebaiknya engkau datang ke lokalisasi saja.”

12. Duhai engkau yang maha sempurna, mengapakah engkau tidak segera memberiku suami yang kedua?

13. Lihatlah tangan hamba yang bengkak-bengkak karena terlalu keras bekerja dengan laptop seharga 20 juta.

14. Lihatlah kaki hamba yang lecet-lecet karena terlalu sering menginjak karpet merah di hotel bintang lima.

15. Seandainya engkau menganugerahi hamba suami baru yang kaya raya dan setia, niscaya hamba tidak kepayahan bekerja sehingga bisa menyembahmu kapan saja dan di mana saja.

16. Relakah engkau kehilangan hamba yang selama ini selalu menyembahmu dengan ikhlas tiada terpaksa?

17. Duhai engkau yang tidak pernah lupa, ingatlah selalu pepatah lama: seribu teman itu tak seberapa, tapi satu musuh banyak jumlahnya.

18. Jika engkau tak jua mengabulkan keinginan hamba, maka bersiap-siaplah engkau menjadi musuh bebuyutan hamba.

19. Hamba tidak mengancam atau menakut-takuti paduka. Hamba hanya ingin membuktikan bahwa kesempurnaan dan kebijaksanaanmu bukan omong kosong belaka.

20. Cukuplah kalimat “Not Action Talk Only” hanya tertera di bungkus rokok mild hamba.

21. Duhai engkau yang maha perkasa, kuakhiri doa ini sampai di sini saja. Sebab sebentar lagi hamba akan memostingnya di Kompasiana.

22. Semoga engkau tidak bosan mendengar keluh kesah seorang janda yang cantik jelita nan molek bodinya seperti hamba.

(Surat “Janda” ini diturunkan di Jakarta, 29 September 2010)

——————————

Sumber foto: http://www.portraitsbyjessperna.com/budget_style_bunny.html

Motivasi ~ Kuliah Sambil Mengurus ayah Yang Lumpuh Didalam Kelas

Xu Dahui, saat ini tengah belajar mendalami teknik elektro dan mekanik di Institut Bioengineering Wuhan, disaat mengikuti perkuliah membawa serta sang ayah duduk disebelahnya.Tidak hanya saat ia sedang kuliah, Xu Dahui juga menjaga ayahnya saat dirinya bekerja di kantin kampusnya. Meskipun sibuk membagi waktu mengurus orang tua dan belajar, secara mengagumkan Xu Dahui terus berada di peringkat teratas dalam hampir seluruh mata kuliahnya.

“Keadaan tidak mempersulit hidup saya. Saya anak satu-satunya, jika berhenti kuliah, siapa yang akan menjaganya (ayah Xu),” ungkap Xu seperti dikutip di Changjiang Daily, Sabtu (29/5/2010).

Xu memutuskan untuk membawa ayahnya ke kampus karena sang ibu juga tidak mampu merawatnya, karena sakit yang ia derita. Ayah Xu menderita pendarahan otak akut, yang menyebabkan sebelah badannya mengalami kelumpuhan parsial.

Selama merawat kedua orang tuanya, Xu selalu dipenuhi dengan jadwal yang padat. Dimulai bangun pagi untuk membeli sarapan, yang kemudian dilanjutkan membangunkan ayahnya dan mengurusnya sebelum hendak ke kampus. Perjalanan dari rumah ke kampus pun memakan waktu sekitar satu jam.

Saat kembali dari kuliah pun, Xu harus disibukan kembali dengan memasak untuk makan malam bagi ibu dan ayahnya. Sebelum belajar pada malam hari mahasiswi manis ini juga membiasakan untuk memijat ayahnya selama 30 menit, sebelum sang ayah tidur.

Pihak universitas yang tersentuh dengan kisah hidup XU, akhirnya menawarkan apartemen universitas untuk keluarga Xu tinggal secara gratis. Ia juga bekerja di kantin kampus dan menjual pulsa telepon selama tiga jam, selama jeda perkuliahan. Benar-benar anak yang sangat berbakti, patut untuk dicontoh!

Ciao..!!

Kisah sedih ~ Dik ,,Izinkan Abang Menikah Lag i!

Kisah sedih ~ Dik ,,Izinkan Abang Menikah Lag i!

oleh Taufik Hidayat pada 17 Oktober 2010 jam 15:56

“Sayang, Abang minta izin untuk menikah lagi..,” Aliyah yang sedang melipat kain, terdiam seketika. Mungkin terkejut. Adakah pendengarannya kian kabur lantaran usianya yang kian beranjak. Adakah dialog tadi hanya terdengar dari iklan TV, sementara TV juga dipasang. Tapi, ahh bukanlah. TV sedang menayangkan iklan Sunsilk, mustahil.. Dia menghela nafas panjang.

Dia memandang sekali imbas wajah Asraf Mukmin, kemudian tersenyum. Meletakkan kain yang telah siap dilipat di tepi, bangun lantas menuju ke dapur. Langkahnya diatur tenang. Segelas air sejuk diteguk perlahan. Kemudian dia ke bilik Balqis, Sumayyah, Fatimah. Rutin hariannya, mencium puteri-puterinya sebelum dia masuk tidur. Dulu, sewaktu puterinya masih kecil, rutin itu dilakukan dengan suaminya. Kini, anak-anak kian beranjak remaja. Kemudian, dia menengok kamar putera bujangnya yang berdua, si kembar, Solehin dan Farihin.Setelah dia kembali kepada suaminya.

Asraf Mukmin hanya diam, membatu diri. Dia amat mengenali isterinya. Jodoh yang diatur keluarga hampir 16 tahun yang lepas menghadiahkan dia sebuah keluarga yang bahagia, Aliyah adalah icon isteri solehah. Namun, kehadiran Qistina, gadis genit yang bekerja sebagai sekretaris dikantornya benar-benar membuatkan dia lemah.

“Kamu mampu Asraf, dengan gaji kamu, aku rasa kamu mampu untuk beri makan 2 keluarga,” sokongan Hanif, teman sekantor menguatkan lagi keinginan apabila dia berbicara dengan Aliyah.

” Abang Asraf, Qis tak kisah. Qis sanggup dimadu jika itu yang ditakdirkan. Bimbinglah Qis, Qis perlukan seseorang yang mampu memimpin Qis,” masih terngiang-ngiang bicara lunak Qis.

Akhir-akhir ini, panas rasanya punggung dia di rumah. Pagi-pagi, selesai sholat subuh, cepat-cepat dia bersiap untuk ke kantor. Tidak seperti biasanya, dia akan sarapan bersama isteri dan anak- anak. Aduhai, kenangan Qis gadis kelahiran Bumi Kenyalang benar-benar menjerat hatinya.

” Abang , Aliyah setuju dengan permintaan Abang. Tapi, Aliyah mau bertemu dengan wanitaitu,” Lembut dan tenang sayup-sayup suara isterinya. Dia tahu, Aliyah bukan seorang yang panas hati. Aliyah terlalu sempurna, baik tetapi ahh hatinya kini sedang menggilai wanita yang jauh lebih muda.

“Bawa dia ke sini, tinggalkan dia bersama Aliyah selama 1 hari saja, boleh?” pelik benar permintaan isterinya. Mau diapakan buah hatinya itu? Namun, tanpa sadar dia mengangguk, tanda setuju. Sebab, dia yakin isterinya tidak akan melakukan hal yang bukan-bukan. Dan hakikatnya dia seharusnya bersyukur. Terlalu bersyukur. Kalaulah isterinya itu wanita lain, alamatnya perang dunia meletus lah jawabnya. Melayanglah gelas dan piring. Ehhh, itu zaman dulu… Zaman sekarang ini, isteri-isteri lebih bijak.

Teringat dia kisah seorang tentara yang disimbah dengan garam, gara-gara menyuarakan keinginan untuk menambah cabang lagi satu. Kecacatan seumur hidup diterima sebagai hadiah sebuah perkawinan yang tidak sempat dilangsungkan. Dan dia, hanya senyuman daripada Aliyah.

“Apa, mau suruh Qis bertemu dengan isteri Abang,” terjegil bulat mata Qis yang berwarna hijau. “Kak Aliyah yang minta,” masih lembut dia membujuk Qis.

“Biar betul, apa yang mau dia lakukan terhadap Qis?” “Takutlah Qis, kalau khilaf dia bunuh Qis!” terkejut Asraf Mukmin. “Percayalah Qis, Aliyah bukan macam itu orangnya. Abang dah lama hidup dengannya. Abang faham,” Qistina mengalih pandangannya.

Mau apakah calon madunya bertemu dengannya? Dia sering disuguhkan dengan berbagai cerita isteri pertama menganiaya isteri kedua. Heh, ini Qistina lah. Jangan haraplah jika mau menganiaya aku. Desis hati kecil Qistina. Hari ini genap seminggu Qistina bercuti seminggu. Seminggu jugalah dia merindu. Puas dicoba untuk menghubungi Qistina, namun tidak berhasil. Teman serumah bilang mereka sendiri tidak mengetahui ke mana Qistina pergi. Genap seminggu juga peristiwa dia menghantar Qistina untuk dipertemukan oleh Aliyah. Sedangkan dia diminta oleh Aliyah bermunajat di Masjid Putra. Di masjid itu, hatinya benar-benar terusik. Sekian lamanya dia tidak menyibukkan dirinya dengan aktivitas keagamaan di masjid.

Dulu, sebelum dia mengenali Qistina, setiap malam dia akan bersama dengan Aliyah serta anak-anaknya, berjemaah dengan kariah masjid. Kemudian menghadiri majlis kuliah agama. Membaca Al-Quran secara bertaranum itu adalah kesukaannya. Namun, lenggok Qistina melalaikannya. Haruman Qistina memudarkan bacaan taranumnya. Hatinya benar-benar sunyi. Sunyi dengan tasbih, tasmid yang sering dilagukan. Seharian di Masjid, dia coba mencari dirinya, Asraf Mukmin yang dulu. Asraf Mukmin anak Imam Kampung Seputih. Asraf Mukmin yang asyik dengan berjanji. Menitis air matanya. Hatinya masih tertanya-tanya, apakah yang telah terjadi pada hari itu. Aliyah menunaikan tanggungjawabnya seperti biasa. Tiada kurangnya layanan Aliyah. Mulutnya seolah-olah terkunci untuk bertanya hal calon madu Aliyah.

Tiba-tiba… sms berbunyi masuk ke inbox Hpnya. “Qis minta maaf. Qis bukan pilihan terbaik utk Abang jadikan isteri. Qis tidak sehebat kak Aliyah. Qis perlu jadikan diri Qis sehebatnya untuk bersama Abang.”

Dibawah Hpnya, ada secarik sampul besar.

Untuk Asraf Mukmin, Suami yang tersayang…

Asraf Mukmin diburu keheranan. Sampul berwarna cokelat yang hampir sama besarnya dengan A4 itu dibuka perlahan. ————————–

————————————-

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih.

Salam sejahtera buat suami yang tercinta, semoga ridhaNya sentiasa mengiringi jejak langkahmu. Abang yang dikasihi, genap seminggu sesi pertemuan yang Aliyah jalankan pada Qistina. Terima kasih kerana Abang membawakan Aliyah seorang calon madu yang begitu cantik. Di sini Aliyah kemukakan penilaian Aliyah.

1. Dengan ukuran badan ala-ala model, dia memang mengalahkan Aliyah yang sudah tidak nampak bentuk badan. Baju- bajunya memang mengikut peredaran zaman. Tapi, Aliyah sayangkan Abang. Aliyah tak sanggup Abang diseret ke neraka kerana menanggung dosa. Sedangkan dosa Abang sendiri pun, masih belum termampu untuk dijawab di akhirat sana , terutama lagi Abang mau menggalas dosa org lain. Aliyah sayangkan Abang…

2. Aliyah ada mengajak dia memasak. Memang pandai dia masak, terutama lagi western food. Tapi, Aliyah sayangkan Abang. Aliyah tahu selera Abang hanya pada lauk pauk kampung. Tapi tak tahulah pula Aliyah kalau-kalau selera Abang sudah berubah. Tapi, Aliyah masih ingat lagi, sewaktu kita sekeluarga singgah di sebuah restoran western food, Abang muntahkan semua makanan western food itu. Lagi satu, anak-anak kita semuanya ikut selera ayah mereka. Kasihan nanti, tidak makan pula anak-anak kita. Aliyah sayangkan Abang…

3. Aliyah ada mengajak dia sholat berjemaah. Kalang kabut dibuatnya. Aliyah minta dia jadi Imam. iYalah, nanti dia akan menjadi ibu dari anak Abang yang akan lahir, jadinya Aliyah harapkan dia mampu untuk mengajar anak-anak Abang untuk menjadi imam dan imamah yang beriman. Tapi, kalau dia sendiri pun kalang kabut memakai mukena… Aliyah sayangkan Abang…

Abang yang disayangi, cukuplah rasanya penilaian Aliyah. Kalau diungkap satu persatu, Aliyah tak terdaya. Abg lebih memahaminya. Ini penilaian selama 1 hari, Abang mungkin dapat membuat penilaian yang jauh lebih baik memandangkan Abang mengenalinya lebih dari Aliyah mengenalinya.

Abang yang dicintai, di dalam sampul ini ada surat izin untuk berpoligami. Telah siap Aliyah tandatangan. Juga sekeping tiket penerbangan Garuda ke Bali. Jika munajat Abang di Masjid mengiayakan tindakan Abang ini, ambillah surat ini, isi dan pergilah kepada Qistina. Oh ya, lupa mau bilang, Qistina telah berada diBali. Menunggu Abang… Aliyah sayangkan Abang…

Tetapi jika Abang merasakan Qistina masih belum cukup hebat untuk dijadikan isteri Abang, pergilah cari wanita yang setanding dengan Aliyah… Aliyah sayangkan Abang.

Tetapi, jika Abang merasakan Aliyah adalah isteri yang hebat untuk Abang.. tolonglah bukakan pintu kamar ini. Aliyah bawakan sarapan kegemaran Abang, roti canai..masakkan Aliyah.

Salam sayang, Aliyah Najihah

Keluarga ~ Menyelamatkan Hubungan Setelah Terjadi Perselingkuhan

Saat kamu pertama kali yakin bahwa pasangan kamu selingkuh, kamu pasti akan merasa kaget, marah namun lambat laun saat sudah capek nangis, akan terasa hampa. kamu tidak pernah mengira akan memainkan suatu peran dalam drama perselingkuhan. Tapi nyatanya terjadi juga. Selama kamu belum mengatasi perasaan negatif akibat fakta menyakitkan itu, maka kamu akan melihat dunia sebagai dunia yang muram, kamu merasa tidak bersemangat melakukan apa pun, kamu merasa jadi orang yang paling malang didunia dan yang paling ngeselin adalah jika pasangan kamu yang selingkuh tidak melakukan hal yang kamu harapkan. Biasanya cowo kalo abis ketauan dia langsung ngabur, berharap kamu selesai nangis-nangisnya,setelah itu baru deh dia beresin kekacauan yang dia bikin. Kalau cewe yang ketauan biasanya dia akan mulai menyalahkan kamu dan menceritakan penderitaannya saat kamu melakukan kesalahan itu untuk membuat kamu bersimpati padanya. Bagaimanapun reaksi kamu berdua, jika masalah ini belum diselesaikan dengan baik, perasaan tidak enak itu akan selalu ada. Lalu, apa yang harus dilakukan jika musibah ini menimpa kita?

Hal pertama yang kamu lakukan adalah menyalurkan rasa marah, sedih, kecewa itu sampai habis. Caranya? ini tergantung dari kebiasaan kamu sendiri. Jika kamu adalah tipe penyendiri, mungkin kamu butuh sehari untuk sendiri dan menangis atau nendang-nendang tembok (duh). Kalau kamu adalah tipe orang yang selalu butuh orang lain, ada baiknya kamu buat konferensi pers yang ada sesi curhat dan nangis-nangis, segala hal yang biasanya kamu lakukan untuk menyalurkan perasaan kamu, lakukanlah! Penyaluran emosi seperti ini sangat penting karena jika perasaan itu kamu simpan, akan menambah tekanan yang kamu rasakan baik secara fisik maupun mental. Jika kamu berhasil mengekspresikan reaksi pertama setelah tau pasangan selingkuh, kamu akan merasa lebih tenang dan mampu berfikir lebih baik dan rasional. Mungkin akan banyak pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa kamu jawab, misalnya apa kesalahanmu sehingga pasanganmu selingkuh? apakah hubunganmu memang seindah yang kamu rasakan? Kemungkinan besar akan ada banyak pertanyaan tak terjawab muncul di benakmu, namun jangan kuatir pertanyaan-pertanyaan ini merupakan cara mekanisme pertahanan kita untuk mensortir dan menata ulang emosi yang tadinya meledak-ledak. semua akan terjawab saat kamu cukup tenang untuk berbicara dengan jujur dan terbuka dengan pasangan kamu.

Setelah perasaan kamu telah diekspresikan dan mulai ditata ulang, langkah yang kedua adalah membatasi pengaruh perselingkuhan itu menguasai kehidupanmu. Saya mengerti bahwa hal ini bisa sangat sulit saat kamu merasa dunia kamu runtuh. Tapi dunia sebenarnya tidak runtuh, namun kejadian ini mengubah cara pandangmu terhadap dunia yang kamu hayati. Kamu harus menyadari bahwa perselingkuhan bukan berarti kamu tidak dicintai atau kamu gagal sebagai pasangan. Perselingkuhan adalah tanda bahwa ada permasalahan yang belum dibahas oleh kalian berdua. Sangat wajar jika saat ini kamu masih sangat marah dan tidak mampu membicarakan tragedi ini dengan pasanganmu. Beritahu dia (tapi nggak usah pake lempar-lempar barang) bahwa kamu merasa sakit hati dan sangat marah karena dia memilih selingkuh untuk mengatasi masalah hubungan ini dan kamu belum mampu membicarakan masalah ini.

Saat kamu siap untuk bicara, bagaimana memulainya? Langkah ketiga adalah menghentikan segala pemikiran yang dapat menambah perasaan sakit hati. Seringkali pikiran kita dibanjiri gambar-gambar pacar kita bermesraan dengan orang lain. Kita tau lah apa yang terjadi jika ada dua orang dewasa terlibat hubungan intim, jadi hemat-hemat rasa sakit hatimu dan berhenti membayangkan adegan-adegan itu. Setelah bayangan itu berhenti, kamu akan merasa lebih gampang untuk memusatkan pikiran kamu untuk berbicara baik-baik dengan pasanganmu. Kamu juga tidak akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang semakin memperpanas suasana, misalnya "kalau telpon dia ngomongin apa saja?", "kalau ketemu pakai baju yang mana?", "dia cantik atau tidak?"dan sebagainya. Fokus dari pembicaraan yang akan kalian lakukan adalah mengetahui apa alasan pasanganmu selingkuh dan solusi-solusi untuk memperbaiki relasi kalian yang sedang terancam.Komunikasi yang baik adalah jalan tol menuju perbaikan hubungan, bertanyalah pertanyaan-pertanyaan yang tepat, dengarkan dengan baik serta jawablah pertanyaan yang dia ajukan dengan jawaban-jawaban yang solutif bagaimana mencegah kejadian yang sama di masa depan.

Rasa marah dan juga emosi yang lain akan muncul saat kamu dan pasangan berusaha memperbaiki keadaan hubungan kalian. Kamu bisa tiba-tiba meledak saat berdiskusi dengan dia karena tiba-tiba teringat berani-beraninya dia menghianati kamu dan bagaimana kamu merasa bodoh, sedih dan tidak dihargai. Pasanganmu yang selingkuh juga bisa meledak karena serangan-serangan yang kamu lancarkan pada dia. Apalagi jika pasanganmu benar-benar menyesal dan meminta maaf. Sebelum berdiskusi tentang masalah ini, buatlah perjanjian bahwa kalian diperbolehkan untuk mengekspresikan rasa marah dan saling menerima. Karena perasaan aman butuh waktu untuk muncul kembali, maka kalian harus sama-sama bersabar dan memberikan pengertian. Jika diskusi jadi kacau dan barang-barang mulai beterbangan, berhentilah dan saling memberikan ruang untuk menenangkan diri. Keadaan ini mungkin akan terjadi berualang-ulang sampai kalian bisa berbicara tanpa ada ledakan emosi.

Setelah semuanya sudah dibuka dan akar masalah sudah ditemukan, kalian bisa berkonsentrasi untuk membangun kembali kepercayaan satu sama lain dan memaafkan pasangan kamu. Ini adalah langkah ke empat. Memaafkan perselingkuhan yang dilakukan pasanganmu bukan berarti kamu melupakan kejadian itu. Tapi dengan memaafkannya, berarti kamu bersedia untuk menerima masalah penyebab selingkuh menjadi masalah kalian berdua dan siap untuk maju tanpa bawa-bawa dosa yang lalu. Menjadi percaya 100% kembali kepasangan kamu mungkin akan sulit, tapi buatlah usaha-usaha menuju kesana dan waktu yang akan menumbuhkan kepercayaan itu kembali. Meskipun pengen, tapi kamu tidak bisa mengikat pasanganmu dan memonitor segala gerak-geriknya selama 24 jam. Kemajuan hubungan kalian tidak terjadi dalam waktu semalam oleh karena itu berusaha dan bersabarlah.

Langkah kelima adalah membangun kepercayaan diri sebagai individu. Menjadi korban perselingkuhan bisa benar-benar menghancurkan rasa percaya diri kita. Kamu merasa tidak menarik baik secara fisik maupun secara psikologis, merasa tidak berharga, bodoh dan berbagai pikiran negatif lainnya. berinteraksilah dengan diri kamu sendiri dan hilangkan pikiran negatif itu. Percayalah bahwa perselingkuhan tidak mengubah diri kamu yang menarik, pintar dan menyenangkan. Perselingkuhan dapat terjadi pada siapapun dan kebetulan kamu mendapatkan pengalaman belajar ini.

Langkah terakhir untuk mencegah kembalinya kemasa lalu adalah membuat momen-momen menyenangkan baru bersama pasangan kamu. Buatlah hubungan kamu menjadi lebih romantis, pergi ke tempat-tempat baru dan yang paling penting jadilah teman yang lebih baik untuk satu sama lain. Jadilah kekuatan bagi pasangan kamu sehingga kamu menjadi tim yang lebih baik. Kamu pasti sangat mencintai pasanganmu dan dia juga begitu makanya kalian memutuskan untuk memaafkan dan meneruskan hubungan kalian. Jadilah tim dan ciptakan hubungan yang bahagia, jujur dan terbuka.



Guru Hadi atau Abdul Hadi bin KH. Ismail (1909-1998)

  H. Abdul Hadi (1909-1998) Guru Hadi atau Abdul Hadi bin KH. Ismail dilahirkan pada tahun 1909 M di Gang Kelor Kelurahan Jawa, Manggarai Ja...